Tunggu, sedang memuat. . .

Pengertian Contoh Kalimat Homonim, Homofon, Homograf – Hipernim dan Hiponim

Pengertian Contoh Kalimat Homonim, Homofon, Homograf  Hipernim dan Hiponim menjadi tema kita kali ini demi memberikan sahabat semua pemahaman akan beberapa kalimat yang sering kita gunakan sehari hari namun kadang kita tidak tahu namanya apalagi sampai bisa membedakanya dan dalam pelajaran bahasa indonesia semuanya itu dijelaskan dengan detail.

Contoh Kalimat Homonim, Homofon, dan Homograf Hipernim dan Hiponim

Contoh :

  • Pemakaian makna kata dalam kalimat Kucing itu menulis surat.
  • Lurah menulis surat.

    Kedua kalimat di atas secara gramatikan benar, tetapi salah secara konsep makna. Secara semantik,menulis merupakan perbuatan yang dilakukan manusia. Kata Kucing di atas bukan manusia sehingga kalimat pertama terdapat kekeliruan. Agar kita dapat menyampaikan pesan mudah diterima orang lain, maka kita harus menguasai hubungan makna dalam  kalimat.

Hubungan makna ada delapan, antara lain sebagai berikut

contoh-kalimat-homograf

Homograf adalah 2 kata atau lebih yang ejaan sama, pelafalan berbeda dan maknanya juga berbeda.

  1. Apel (buah) dan apel (upacara)
  2. Tahu (makanan) dan tahu (mengertia)
  3. Mental (watak) dan mental (terpelanting)
  4. Serang (serbu) dan Serang (nama kota)

Contoh dalam kalimat:

a.) Para polisi serang markas teroris di daerah jakarta barat
makna kata serang adalah menyerbu

b.) Pamanku berlibur ke kota Serang Banten
makna kata serang adalah nama kota di daerah banten

Homonim adalah 2 kata/lebih yang ejaan sama, pelafalan sama, dan maknanya berbeda.
Genting (atap) dan genting (suasana panik)

  • Bulan (benda langit) dan bulan (kumpulan hari)
  • Beruang (hewan) dan beruang (memiliki uang)
  • Hak (yang harus dimiliki) dan hak (bagian dari sepatu)
  • Bisa (dapat) dan bisa (racun)
  • Rapat (pertemuan) dan rapat (keadaan erat tanpa celah)
  • Salam (bumbu dapur) dan salam (sapaan)
  • Jamak (banyak) dan jamak (merangkap)
  • Jarak (ruang sela) dan jarak (daun)
  • Buku (ruas) dan buku (kumpulan kertas)
  • Palu (kota) dan palu (perkakas)
  • Malam (keterangan waktu) dan malam (lilin)

Contoh dalam kalimat : malam

  • Ibu membatik menggunakan malam pada malam hari.

Homofon adalah dua kata atau lebih yang ejaannya berbeda, pengucapannya sama dan maknanya berbeda.

  • Bank dengan bang
  • Sanksi dan sangsi
  • Massa dan masa
  • Tank dan tang

Contoh dalam kalimat:

a.) Pelatihan TNI di tanjung priuk menggunakan beberapa tank
kata tank bermakna alat perang
b.) Ayaku mencabut paku menggunakan tang
kata tang bermakna peralatan

Polisemi adalah kata yang memiliki makna lebih dari satu.

Darah

  1. Hubungan darah : saudara
  2. Darah muda: semangat
  3. Aliran darah: cairan tubuh

Kepala

  1. Kepala: bagian tubuh
  2. Kepala sekolah: pimpinan
  3. Kepala surat: bagian yang bagian di atas surat.
  4. Kepala jarum: sesuatu berbentu bulat menyerupai kepala.

Bunga

  1. Bunga : bagian dari tumbuhan
  2. Bunga desa: gadis tercantik

Contoh dalam kalimat: Buah

  1. Buah apel merupakan oleh oleh khas kota malang
    kata buah bermakna buah buahan
    b.  Ayana memiliki buah hati yang bernama Nabila
    kata buah bermakna anak
    c.  Nadzar membawa buah tangan dari kota Madura
    kata buah bermakna oleh-oleh

Contoh: Meja

a.) Adi Bing Slamet menyeret Eyang Subur ke meja hijau
kata meja bermakna pengadilan .
b.)  Ayahku membeli meja belajar untuk adik ku
kata meja bermakna perabotan rumah tangga

Hipernim dan Hiponim

contoh-kalimat-hipernim
hipernim-dan-hiponim
Hipernim → kata yang maknanya melingkupi makna kata-kata lain (luas)
Hiponim →kata yang maknanya termasuk di dalam makna kata lain (khusus)

Lembar Kerja Siswa

  1. Kelompokkan kata-kata berikut ke dalam makna hipernim, hiponim, homonim, homograf, homofon, dan polisemi.

bisa                  : dapat                                     mental             : psikis (jiwa)

rapat                : pertemuan                             hak                  : sepatu

genting            : gawat                                    buku                : kitab

bisa                  : racun                                     teras                : bagian depan rumah

lumba-lumba                                                  manusia

rapat                : keadaan tanpa celah              semangka

nisan                : batu                                       bank                : pengelola uang

apel                 : nama buah                            durian

buah                                                                hewan

mental             : berbalik arah                         genting            : atap rumah

makhluk hidup                                                buku                : ruas

teras                : pejabat utama                        mamalia air

tumbuhan                                                        hak                  : asasi

seri                  : sama                                      sangsi              : ragu

paus                                                                 Nissan              : merk mobil

duyung                                                            seri                  : berkelanjutan

buah tangan                                                    sanksi              : hukuman

apel                  : upacara                                  bang                : sapaan buak kakak laki-laki

  1. Buatlah kalimat dengan menggunakan contoh pasangan kata yang memiliki hubungan makna tersebut. Masing-masing satu (homonim, homofon, homograf, polisemi, hiponim, dan hipernim.)
  2. Bedakan mana polisem dan mana homonim!
  3. Masih terlalu pagi untuk membicarakan taktik permainan , lebih baik kita fokus pada latihan pagi ini.
  4. Setiap malam adikku bermain malam bersama teman-temannya.
  5. mulutnya berdarah ketika hendak menendang bola di mulut gawang.
  6. Kepalanya kini tak lagi sakit setelah diobati oleh kepala rumah sakit itu.
  7. Pak guru tengah membaca halaman demi halaman buku di halaman sekolah.
tempatwisataindonesia.id
Review
5
/* */